Tanggapan Prabowo Soal Kabar Rujuk dengan Mantan Istri

Tanggapan Prabowo Soal Kabar Rujuk dengan Mantan Istri

Gosip Politik, Hubungan Prabowo Subianto dengan mantan istri, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dikabarkan semakin dekat. Terlebih, ketika Titiek dan sang anak, Didit Hediprasetyo menghadiri langsung debat capres antara Prabowo dan Jokowi jilid II pada Minggu 16 Juni 2014 lalu.

Saat ditanya soal kemungkinan bakal rujuk dengan Titiek, Prabowo menolak mengomentarinya. “Rujuk? Bukannya itu infotainment. Ha.. ha.. ha..,” jawab Prabowo saat menghadiri Dialog Kadin Capres-Cawapres di Jakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/6/2014).

Capres yang berpasangan dengan cawapres Hatta Rajasa itu mengatakan, pertanyaan itu tidak relevan dengan tema acara yang ia hadiri. Menurut dia, seharusnya pertanyaan yang ditanyakan soal perekonomian negara.

“Kita kan bicara ekonomi, ada ada ajah pertanyaannya,” kelakarnya.

Beberapa saat sebelumnya, di lokasi yang sama, adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo mendoakan kakaknya tersebut agar bisa rujuk kembali dengan Titiek.

“Insya Allah (Prabowo-Titiek rujuk),” kata Hashim. “Saya berdoa saja agar Pak prabowo berbahagia, saya juga berdoa berbahagia.”

Tetapi, menurut Hashim, jika harus rujuk, itu semua tergantung dari kedua belah pihak, baik Prabowo maupun Titiek. “Seandainya rujuk kembali itu kan tergantung‬,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gerindra Suhardi mengaku baru mendengar kabar Prabowo dan Titiek bakal rujuk. Ia pun menyambut baik jika hal itu benar terjadi.

“Saya berharap saja, semoga begitu,” terang Suhardi di Lampung, Jumat (20/6/2014).

Dia menerangkan hal yang kemungkinan besar menjadi faktor rujuk adalah buah hati Prabowo dan Titiek, atau anak tunggal mereka Didit. “Hubungannya baik, beliau berdua itu lewat Mas Didit kedekatannya terjaga,” imbuhnya.

Menurut Suhardi, yang ia tahu, tak ada kepastian soal perpisahan antara Prabowo dan Titiek. Dia menjelaskan, selama ini mereka hanya berpisah karena politik. “Mereka juga belum pernah cerai, hanya karena masalah politik,” tandas Suhardi.

(Rizki Gunawan) 

Share This