PSK Upacara, Tanda Dolly Buka Lagi

PSK Upacara, Tanda Dolly Buka Lagi

Gosip Dolly Pekerja seks komersial di Gang Dolly, Surabaya, Jawa Timur menggelar upacara menaikkan bendera satu tiang penuh, Senin 23 Juni 2014.  Upacara ini menandai dibukanya lagi lokalisasi Dolly, yang sudah ditutup Pemkot Surabaya Rabu pekan lalu.

“Kepada Pemimpin Upacara, hormat … Grak,” teriak komandan upacara.

Dalam sambutannya, Ketua Front Pekerja Lokalisasi Dolly Anis mengatakan, pemerintah hanya membodohi rakyat. “Hari ini, kita tetap harus berjuang memenuhi kebutuhan kita, yang tidak akan pernah dipenuhi pemerintah. Negara dan pejabatnya hanya mementingkan keperluannya sendiri,” katanya.

Usai menaikkan bendera dan dibarengi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, massa PSK menundukkan kepala. Mereka berdoa agar kelangsungan aktivitas Dolly tetap aman. Selain itu, mereka juga menyerukan janji akan tetap bekerja seperti biasa.

Dalam aksi ini, elemen buruh Jatim juga ikut mendukung. Menurut mereka, penutupan lokalisasi adalah tindakan melanggar hak asasi manusia “Kami berhak untuk mendapatkan hidup dengan mencari rezeki,” teriak Hadi, seorang dari elemen buruh.

Dia mengklaim, kebebasan warga termasuk penghuni lokalisasi Dolly adalah sama, yakni bisa bekerja mencari nafkah guna memenuhi kebutuhan hidup. “Itu dilindungi undang-undang, kita tidak perlu takut,” teriaknya, tanpa menyebut undang-undang yang mana.

Selanjutnya, orasi dilakukan Ketua Umum Solidaritas Buruh Migran Indonesia (SBMI) Anisa. Wanita ini meneriakkan, “Hidup PSK …, Hidup PSK … Hidup Dolly.” Teriakan ini disambut tepuk tangan dan teriakan massa peserta upacara PSK Dolly.

Atas nama buruh migran, dia mengatakan semua warga negara berkesempatan mendapat penghidupan yang layak. “Kawan-kawan di Dolly, yang bekerja dilindungi undang-undang. Tidak seorang pun mengusik hak setiap manusia. Karena itu jangan pernah takut,” klaim Anisa.

Setelah memberi hormat kepada bendera merah putih, semua peserta upacara membubarkan diri dan kembali ke wisma masing-masing, dan menyiapkan diri melakukan rutinitas sebagai PSK. (ita)

© VIVA.co.id

Share This