Oknum Letkol TNI AU ini Enaknya Di Apain ya? Pukul Bocah Bro!

Oknum Letkol TNI AU ini Enaknya Di Apain ya? Pukul Bocah Bro!

GOSIP KRIMINAL Dwi Novrianto (12) seorang bocah kelas VI SD menjadi korban pemukulan SS anggota TNI AU berpangkat Letkol. Korban yang merupakan siswa SD Santo Markus, Jl Kelapagading III, Cililitan, Jakarta Timur, mengalami luka sobek pada bagian bibir akibat pukulan tersebut.

Ditemui wartawan di sekolahnya, Novri mengatakan, pemukulan yang terjadi pada Selasa (22/4/2014) lalu itu dipicu lantaran pelaku berinisial SS tidak menerima anaknya diledek oleh teman-teman sekolahnya. Bukan meminta maaf dan mengakui kesalahannya, oknum TNI tersebut justru mengintimidasi korban.

Akibat peristiwa ini, korban yang sedang mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Daerah (USBD) ketakutan dan trauma.

“Awalnya ada temen-temen yang mengejek kakaknya Putri dengan sebutan Ridho Rhoma, kakaknya Putri itu memang namanya Ridho, sama temen dipanggil Ridho Rhoma. Terus dia ngadu ke bapaknya yang memang sedang menjemputnya, eh pas saya lewat saya langsung ditonjok sama bapaknya. Padahal saya tidak ikutan mengejek,” kata Novri, Rabu (21/5/2014).

Dengan mulut yang berdarah, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke kepala sekolah. Mendapat laporan tersebut, kepala sekolah memanggil SS untuk menjelaskan kejadian, namun SS menolak dengan alasan sedang tidak memakai pakaian rapi.

“Pas dipanggil Om itu tidak mau ke ruang kepala sekolah, katanya dia lagi pakai celana pendek. Terus kepala sekolah memanggil anak-anak yang tadi meledek sama Putri. Setelah ditanya, Putri mengakui saya tidak ikutan meledek. Yang meledek Nico,” katanya.

Mengetahui anaknya menjadi korban pemukulan, orangtua Novri langsung melakukan visum dan hendak melaporkan kejadian ke polisi. Pihak sekolah sempat melarang korban untuk melapor ke polisi dengan alasan akan melakukan mediasi dan menyelesaikan secara kekeluargaan.

Namun hingga sepekan berlalu pelaku tidak menunjukan iktikad baik. Akhirnya orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke KPAI kemudian ke Polisi dan ke POM tempat pelaku bertugas.(sumber/tribun)

Share This